You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Rantau Baru
Logo Desa Rantau Baru
Rantau Baru

Kec. Pangkalan Kerinci, Kab. Pelalawan, Provinsi Riau

Mengenal Desa Rantau Baru, Desa Adat di Tepian Sungai Kampar

Administrator 25 Juli 2026 Dibaca 20 Kali
Mengenal Desa Rantau Baru, Desa Adat di Tepian Sungai Kampar

Berdiri kokoh di sepanjang aliran Sungai Kampar, Desa Rantau Baru merupakan salah satu desa adat tertua di Kabupaten Pelalawan yang masih menjaga erat nilai-nilai leluhurnya hingga hari ini.

Profil Desa | Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau

Secara administratif, Desa Rantau Baru berada di wilayah Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, dengan jarak sekitar 17 kilometer dari ibu kota kabupaten. Desa ini memiliki luas wilayah kurang lebih 10.000 hektare yang terbagi ke dalam 3 dusun, 6 RW, dan 12 RT, yakni Dusun Sepunjung, Dusun Malako Kecil, dan Dusun Sei Pebadaran.

Berdasarkan data kependudukan terbaru, Desa Rantau Baru dihuni oleh 789 jiwa yang tergabung dalam 218 kepala keluarga, dengan rincian 416 jiwa perempuan dan 373 jiwa laki-laki. Mayoritas penduduknya memeluk agama Islam dan hidup berdampingan dalam keragaman suku, yaitu Melayu Tuk Tuo, Meliling, dan Melayu Tuk Mudo, dengan bahasa keseharian berupa Bahasa Melayu campuran.

Sebagai desa adat, Rantau Baru memiliki keunikan tersendiri dibanding desa-desa lain di Pelalawan. Struktur adat masih berjalan berdampingan dengan pemerintahan desa modern, dipimpin oleh seorang Datuk Sati yang menjaga hukum dan tradisi leluhur. Desa ini juga dikenal sebagai pusat penyebaran Thoriqat Naqsyabandiyah di Provinsi Riau, menjadikannya salah satu desa dengan kehidupan religius yang kental.

Dari sisi geografis, desa ini berbatasan langsung dengan Desa Lubuk Ogong di utara, Kuala Terusan dan Kerinci Barat di timur, Desa Penarikan di selatan, serta Desa Langgam di sebelah barat. Topografinya berupa dataran rendah yang dilintasi Sungai Kampar, dengan kombinasi tanah mineral di tepian sungai untuk permukiman, serta tanah gambut yang dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan dan pertanian oleh warga.

Dengan visi menjadikan Rantau Baru sebagai desa yang maju, mandiri, sejahtera, religius, dan berbasis ekonomi perkebunan, perikanan, kerajinan, serta pariwisata, desa ini terus berbenah membangun potensi lokalnya sambil tetap menjunjung tinggi warisan sejarah dan budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

 

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image